Tampilkan postingan dengan label Flu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Flu. Tampilkan semua postingan

Flu Babi : Tip Mencegah

Flu babi (swine flu) saat ini telah menjadi pandemik di dunia. Indonesia yang dulunya tidak terjangkit swine flu, sekarang malah dihujani kasus swine flu yang dirawat di beberapa rumah sakit di Indonesia. Rata-rata pasien suspect swine flu ini baru saja pulang dari luar negeri, sehingga diduga virus H1N1 ini bukan berasal dari Indonesia.

Dahsyatnya penyebaran flu babi membuat orang trauma. Ada beberapa vitamin dan makanan yang baik dikonsumsi untuk menghindari swine flu, seperti dilansir eHow:

  1. Konsumsilah vitamin D karena bisa meningkatkan daya tahan tubuh untuk melawan flu H1N1. Konsumsi vitamin D dapat dengan meningkatkan produksi agen antimicrobial dalam tubuh. Antimicrobial ini bisa melawan swine flu dan tipe influenza lainnya.
  2. Konsumsi vitamin C tidak hanya meningkatkan kadar sel darah putih yang bisa melawan infeksi, tapi juga bisa meningkatkan jumlah antibodi interferon yang menjaga swine flu agar tidak masuk ke dalam sel. Vitamin C ini bisa didapat dari makanan ataupun suplemen.
  3. Konsumsi vitamin E yang membantu produksi sel-sel pembunuh alami sehingga bisa menghancurkan dan membunuh virus swine flu.
  4. Makan makanan kaya akan vitamin A yang bisa meningkatkan respon kekebalan tubuh, namun jangan melebihi batas karena akan beracun jika berlebihan. Utamakan mengkonsumsi wortel.
  5. Makan makanan kaya akan bioflavonoid yang bisa meningkatkan sisi reseptor sel sehingga virus H1N1 tidak bisa masuk ke dalam sel yang bisa menyebabkan infeksi. Bioflavonoid bisa ditemukan pada teh hijau dan teh putih, coklat, bawang putih, bluberri dan buah citrus. Untuk hasil yang terbaik kombinasikan dengan makanan yang kaya vitamin C dan kalsium.
  6. Konsumsi suplemen Zink. Zink tidak hanya meningkatkan respon kekebalan tubuh, tapi juga bisa melawan virus swine flu lebih agresif.

Selain mengkonsumsi suplemen dan makanan yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh, masyarakat juga diharuskan memperhatikan pola hidup dan kebersihan serta menghindari hal-hal yang bisa memicu terinfeksi virus H1N1.

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menghindari swine flu:

  1. Tutup mult dan hidung dengan tisu ketika batuk dan bersin.
  2. Buanglah tisu yang telah digunakan.
  3. Cuci tangan setelah batuk atau bersin. Jangan memegang mulut, hidung atau mata karena virus bisa berkembang.
  4. Hindari kontak dengan orang sakit.
  5. Tetap di rumah jika merasa sakit, dan jangan keluar rumah sebelum sakitnya sembuh total selama kurang lebih 24 jam.
  6. Sering-seringlah cuci tangan dengan menggunakan air mengalir dan sabun selama 20 detik setiap selesai memegang benda umum.
  7. Jika ingin pergi ke luar negeri, cek kesehatan dengan dokter dan pastikan negara yang dikunjungi tidak terkena pandemi swine flu.
  8. Tetap jaga kesehatan dan pola makan yang seimbang.ver/det

Makanan Untuk Melawan Flu

Dalam setahun seseorang pasti mengalami flu. Beberapa orang biasanya mengobatinya dengan minum obat flu bebas. Tapi sebenarnya flu juga bisa dilawan dengan mengkonsumsi beberapa makanan tertentu.

Mau tahu makanan apa saja yang bisa melawan flu? Makanan yang baik untuk melawan flu adalah makanan yang bisa meningkatkan imunitas tubuh kita.

Sejumlah makanan diyakini dapat membantu untuk membangun imunitas sehingga dapat memerangi infeksi seperti flu seperti dilansir dari health 24, yaitu:

  1. Makanan kaya vitamin C, seperti guavas, jeruk, lemons, buah kiwi, kubis, brokoli dan green peppers.
  2. Makanan kaya akan beta-carotene, seperti labu, ubi jalar, butternut, brokoli, bayam dan kuning peaches (segar dan kering).
  3. Makanan yang kaya asam lemak omega-3, seperti minyak ikan (tuna, pilchards, sardines) dan makanan kaya omega-3.
  4. Makanan yang kaya zink, seperti ikan, hasil laut, khususnya yang masih segar dan kerang kalengan, daging, unggas, telur, keju, susu, kacang dan biji-bijian dan sereal unprocessed.
  5. Makanan yang mengandung organisme fermentasi tertentu seperti Lactobacilli-yogurt dan produk yang mengandung media Lactobacilli, Bifidoflora atau Bifidoforte yang hidup yang terdapat Bifidobacteria dan Intestiflora. Gabungan dari Lactobacilli dan Bifidobacteria akan meningkatkan kekebalan tubuh secara umum.
Makanan-makanan tersebut dipercaya bisa melawan infeksi flu. Pada makanan yang kaya akan vitamin C dan beta karoten dipercaya mengandung paling banyak antioksidan yang dapat merangsang dan membantu fungsi kekebalan tubuh kita melawan penyakit dan infeksi.

Vitamin C juga menginaktivasi histamin, substansi yang bertanggung jawab terhadap terjadinya flu dan kongesti. Zinc merupakan mineral penting yang juga merangsang tubuh untuk memerangi infeksi seperti flu.

Asam lemak omega-3 memiliki fungsi serupa yoghurt dan produk-produk yang mengandung lactobacillus atau bifidobacterium, yaitu meningkatkan kekebalan tubuh untuk merangsang dan memproduksi zat yang disebut cytokines, yang terlibat dalam memerangi infeksi.

Secara umum, setiap orang yang mengikuti diet seimbang tidak perlu suplemen tambahan. Namun, orang-orang yang memiliki resiko lebih besar terkena atau tertular flu atau efek samping yang serius, harus mempertimbangkan untuk mengambil lengkap suplemen vitamin dan mineral.

Pastikan bahwa suplemen mengandung vitamin C, beta-carotene, dan elemen seperti zink dan selenium. Beberapa sarapan sereal juga kaya dengan selenium. Jika anda membutuhkan suplemen bisa dengan mengambil kapsul omega-3 (minyak ikan salmon atau cod liver oil) dan mencoba untuk makan secangkir yoghurt sehari. Gunakan yang rendah lemak, jika anda takut produk tersebut akan mendorong asupan lemak dan kolesterol.

Jangan lupa, penyembuhan dengan makanan ini juga harus diimbangi dengan istirahat yang cukup, banyak mengkonsumsi air putih, dan tidak berdekatan dengan orang yang menderita flu juga.