Saat Yang Tepat Untuk Minum Teh

Teh adalah minuman yang bisa disuguhkan di banyak acara. Agar minum teh benar-benar bermanfaat lihat dulu situasi dan kondisinya untuk mencari teh yang cocok.

Mau minum teh hitam, teh hijau atau lemon tea semua memiliki waktu yang tepat. Jadi tidak ada salahnya menyimpan beragam teh di rumah Anda untuk melengkapi sikonnya.

Masyarakat Afrika Utara percaya bahwa teh hangat bisa menjaga badan tetap nyaman pada saat terkena demam. Di China aromaterapi teh hijau telah digunakan untuk pengobatan selama lebih dari 4000 tahun. Di Jepang terdapat upacara teh yang menunjukan cara menyeduh dan menikmati teh yang dipercaya dapat menyeimbangkan badan dan pikiran.

Semua teh tradisional berasal dari tanaman camellia sinensis. Teh tradisional dikategorikan berdasarkan bagaimana prosesnya dan terdapat 3 tipe yaitu teh hijau, teh oolong dan teh hitam.

Teh hjau merupakan teh yang langsung dikeringkan setelah dipetik, teh hitam setelah dipetik dilayukan dahulu, difermentasi lalu dikeringkan dan teh oolong hanya dioksidasi sebelum dikeringkan.

"Teh merupakan tanaman yang sangat menyehatkan untuk dikonsumsi," ujar Karlien Smit, ahli diet dari Shelly Meltzer and Associates.

Minum empat cangkir tradisional teh sehari diyakini bisa memberikan keuntungan kesehatan yang baik seperti dikutip dari Health24.

Teh hijau mengandung banyak antioksidan. Teh hitam memiliki 5 kali lebih banyak anti bakterial, protein pendukung imunitas dalam darah, mengurangi plak gigi, dan melawan bakteri yang menyababkan napas tak sedap.

Pada intinya semua teh tradisional mengandung asam amino, mineral,antiseptik, anti-kanker, anti-alergi dan antioksidan yang penting. Antioksidan pada teh bisa menurunkan kolesterol buruk dan membuat rileks pambuluh darah, serta mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.

Ming Wei seorang ahli teh dari Origin Coffee Roasting, percaya bahwa seni dari teh adalah pada saat membuatnya. Tiap tipe teh memiliki perbedaan suhu dan waktu untuk menghasilkan teh yang enak dan berpotensial.

Teh hitam diseduh dengan air panas pada suhu 90-95 derajat celcius selama 3 sampai 5 menit untuk mencapai rasa yang enak dan tingkat antioksidan yang tinggi. Teh Oolong diseduh dengan air pada suhu 90-100 derajat celcius selama 1 sampai 3 menit. Sedangkan teh hijau pada suhu 60-80 derajat celcius selama 1 sampai 2 menit saja.

"Pada proses penyeduhan teh tidak boleh terlalu panas karena bisa membakar daun teh dan menyebabkan teh menjadi pahit serta menghilangkan anti oksidan," ujar Erry Alif, PR dan Marketing Manajer dari Tea Addict yang ditemui detikHealth.

"Untuk mendapatkan khasiat yang lebih baik lagi, sebaiknya membuat teh ditambah dengan madu sebagai pengganti gula sehingga tidak menambah kalori pada tubuh," tambahnya.

Selain teh tradisional juga terdapat teh herbal seperti Rooibos dan honeybush. Rooibos dan honeybush mengandung jumlah kafein yang sangat sedikit atau bahkan tidak berarti sehingga bagus dikonsumsi oleh orang yang sensitif terhadap kafein.

Selain itu kedua teh ini juga mengandung kadar tannin yang sedikit dan mengandung banyak mineral seperti potasium, besi, zink, dan magnesium. Keduanya mengandung kadar vitamin C yang bagus dan tidak ada efek samping untuk mengkonsumsi dua teh herbal ini.

Berikut waktu yang tepat untuk menikmati teh:
  1. Ketika bangun tidur: teh hitam, cobalah dicampur dengan sarapan.
  2. Pada saat pertengahan siang: teh oolong atau teh hijau.
  3. Sebelum tidur: teh Rooibos atau honeybush. Teh camomile juga bisa membantu lebih rileks.
  4. Jika merasa stress: teh hitam atau Rooibos.
  5. Untuk bekal anak ke sekolah: campur jus kesukaan anak dengan secangkir teh herbal, atau bisa juga mencampur Rooibos dengan jus jeruk dan honeybush dengan jus apel.
  6. Jika sakit tenggorokan: tambahkan teh dengan madu sebagai antiseptik.
  7. Jika perut mual: tambahnkan teh potongan jahe segar.
  8. Untuk menambah vitamin C: tambahkan teh dengan potongan jeruk lemon.vfb/det

0 komentar:

Poskan Komentar